Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Bersabarlah, Lewat Ujian Allah Sedang Memberimu Kekuatan Agar Hatimu Lebih Bijaksana

Berbaik sangka saja pada apa yang sedang menimpamu, sekalipun itu sangat menyiksamu percayalah dibalik itu semua ada hal indah yang juga telah Allah sediakan.

Jangan bersedih, tidak ada gunanya kamu merasa sedih atas apa yang sedang Allah tetapkan, karena bagaimanapun rasa tidak inginmu jika menurut Allah sudah baik pasti akan sampai juga kepadamu.

Bersabarlah, Lewat Ujian Allah Sedang Memberimu Kekuatan Agar Hatimu Lebih Bijaksana

Bersabarlah, karena yang pasti lewat ujian Allah sedang memberimu kekuatan agar hatimu lebih bijaksana lagi menjalani kehidupan ini.

Tidak Usah Terlalu Mengeluh, Karena Ujian yang Datang Sebenarnya Jalan Untukmu Bisa Belajar Tentang Kesabaran

Lantas tidak usah kamu terlalu mengeluh, karena ujian yang datang kepadamu sebenarnya hanyalah jalan untukmu bisa belajar tentang kesabaran.

Ujian yang sedang memberatkanmu sebenarnya hanyalah sebuah jalan untukmu bisa mengerti arti sebuah kesabaran, arti sebuah keikhlasan, dan arti bagaimana cara menenangkan hati saat ujian-Nya datang menyapa.

Allah Tengah Memberimu Kesempatan Untuk Belajar yang Namanya Keikhlasan, Maka Pastikan Kamu Mampu Mengendalikan Hatimu


Bersyukurlah kepada Allah, karena lewat ujian yang datang sebenarnya Allah tengah memberimu kesempatan untuk belajar yang namanya keikhlasan, maka pastikan kamu mampu mengendalikan hatimu sebaik dan setenang mungkin.

Jangan Lenakan Hatimu Dengan Gerutuan, Kendalikan Ia Supaya Kamu Mampu Belajar Membijakkan Hati

Untuk itu, jangan lenakan hatimu dengan gerutuan, jangan manjakan hatimu dengan eluhan yang tiada henti, kendalikanlah ia suapaya kamu mampu belajar membijakkan hati.

Jangan menyerah meski rasanya sangat menyiksa, sungguh ujian yang datang tetap akan setara dengan kemampuanmu.

Jika Kamu Terus Berusaha Berlunak Hati Mengendalikan Hatimu Untuk Tidak Bersedih, Maka Disitulah Kamu Akan Tumbuh Menjadi Peribadi yang Lebih Baik

Dan kethauilah, jika kamu terus berusaha berlunak hati mengendalikan hatimu untuk tidka bersedih, untuk tidka mengeluh, maka disitulah kamu akan tumbuh menjadi peribadi yang lebih baik.

Kamu akan tumbuh menjadi peribadi yang lebih tenang, lebih tegar, dan lebih kuat lagi saat datang ujian-ujianNya yang lain, ketika sekarang kamu mampu belajar untuk tetap bersabar.

Karenanya, Jangan Pernah Mengeluhkan Ujian yang Datang, Anggap Saja Ia Bentuk Kasih Sayang Allah Menjadikanmu Lebih Baik

Oleh karenanya, jangan pernah mengeluhkan ujian yang datang kepadamu, jangan mengeluhkan kesulitan yang sedang menimpa, percayalah semua itu akan berakhir dengan semestinya bila telah tiba waktunya berakhir.

Jadi anggap saja ujian yang datang, ia sebagai bentuk kasih sayang Allah untuk melatihmu menjadi peribadi yang lebih baik dan lebih bijaksana lagi.

Semoga Jika Sudah Saatnya, Hatimu Diberi Kemantapan dan Jalanmu Untuk Bertemu Jodoh Dimudahkan

Kamu yang saat ini tengah bingung memikirkan jodoh, sudahi rasa bingungmu, pikirkanlah bahgaimana carnya nanti seseorang yang datang kepadamu adalah dia yang kualitasnya benar-benar baik

Semoga Jika Sudah Saatnya, Hatimu Diberi Kemantapan dan Jalanmu Untuk Bertemu Jodoh Dimudahkan.


Semoga Jika Sudah Saatnya, Hatimu Diberi Kemantapan dan Jalanmu Untuk Bertemu Jodoh Dimudahkan

Bagaimana caranya? perbaiki dirimu, jangan mau lengah dan berleha-leha sebab orang lain selalu mempertanyakan kesendirianmu.

Percayalah, jika kamu baik maka pasti yang datang juga orang yang baik, insyaallah. Dan semoga jika memang sudah saatnya tiba nanti, hatimu diberi kemantapan dan jalanmu untuk bertemu jodoh dimudahkan.


Sekarang Fokus Dulu Pada yang Ingin Kamu Capai, Tidak Usah Campuri Dengan Terus Memikirkan Jodoh

Sekarang ini yang harus kamu lakukan hanyalah fokus dulu kepada yang ingin kamu capai, fokus dulu pada perbaikan dirimu, tidak usah campuri dengan terus memikirkan jodoh.

Tidak usah terus campuri perbaikan yang kamu lakukan dengan kebingungan mencari yang pantas, karena jika dirimu sudah pantas maka insyaallah yang pantas pun akan menemuimu.


Bila Sudah Waktunya Tiba, Dia Akan Datang Kepadamu Dengan Cara dan Jalan-Nya yang Indah

Yakin saja kepada Allah, karena bila memang sudah waktunya tiba, dia akan datang kepadamu dengan cara dan jalan-Nya yang indah.

Jika memang sudah sampai waktu terbaik kamu berjodoh, maka Allah akan memberimu jalan untuk bertemu dengan dia yang sudah kamu tunggu selama ini.


Jodohmu Pasti Sudah Allah Sediakan, Tapi Mengapa Tidak Kunjung Datang? Sebab Allah Masih Menyuruhmu Memperbaiki

Apalagi, jodohmu itu sudah memang Allah tetapkan sejak dalam kandungan, tentu dia tidak akan pernah salah alamat dan datang terlambat.

Untuk itu, karena jodohmu sudah pasti Allah sediakan, maka tenanglah dan fokus saja menjadikan dirimu lebih baik dan baik lagi.

Tapi mengapa tidak kunjung datang? jika ini yang terus menghantuimu, maka pikirkanlah dengan bijaksana, yaitu dengan berbaik sangkan sebab Allah masih menyuruhmu memperbaiki.


Percaya Saja Sama Allah, Karena Saat Allah yang Mengaturnya Maka Pasti Pertemuan yang Datang Nanti Akan Sangat Sempurna
Jadi percaya saja sama Allah, karena saat Allah yang mengaturnya maka pasti pertemuan yang kamu tunggu selama ini akan datang nanti dengan sangat sempurna.

Iya, pertemuan yang kamu tunggu nanti akan datang dengan indah, dengan cara dan jalannya yang luar biasa, yang mungkin kamu sendiri tidak menyangkanya.


Allah Maha Baik Dalam Mencipta Kisah, Maka Daripada Bingung Soal Jodoh, Lebih Baik Fokuslah Memperbaiki Hingga Datang Jodoh Menjemput

Sungguh Allah maha baik dalam mencipta kisah, Allah maha baik dalam mencipta pertemuan, maka daripada kamu bingung soal jodoh yang tidak kunjung datang, atau bingung dengan pilihan-pilihan yang menurutmu tidak masuk di hati, maka lebih baik fokuslah memperbaiki hingga akhirnya datang jodoh menjemput.

Aku Yakin Perasaan Ini Akan Hilang Juga Jika Sudah Waktunya Telah Tiba

Aku mencintaimu tapi kau tidak memiliki perasaan yang sama terhadapmu. Aku mengharapkanmu namun kau tidak menginginkanku dan aku membutuhkanmu namun kau mengabaikanku.

Apalah dayaku yang hanya mencintaimu namun tak bisa memilikimu. Aku hanya orang yang mencintaimu dan aku tidak berhak memaksa agar kau memiliki perasaan yang sama.

Aku Yakin Perasaan Ini Akan Hilang Juga Jika Sudah Waktunya Telah Tiba

Perasaan Ini Masih Mendalam Mungkin Masih Belum Waktunya Untuk Berhenti Mencintaimu

 

Aku tidak bisa membuang perasaan ini begitu saja, aku tidak bisa berhenti mencintaimu hanya karena kau tidak memiliki perasaan yang sama.
Aku memang mencintaimu tapi aku yakin jika kau memang bukan untukku maka akhirnya perasaan itu akan menghilang dariku.

Aku Percaya Sedalam Apapun Perasaanku Jika Kau Memang Bukan Untukku Maka Pasti Akan Hilang Dengan Sendirinya

Biarkan aku mencintaimu hingga perasaan ini menghilang dengan sendirinya. Aku tidak akan berusaha untuk membuang perasaanku. Karena aku yakin jika kau bukan milikku maka Tuhanlah yang akan menghilangkan perasaanku terhadapmu.

Jika Kau Memang Bukan Untukmu Aku Yakin Perasaan Ini Pasti Akan Berakhir

 

Semoga aku ikhlas, semoga aku dapat menerima kenyataan bahwa kau tidak mencintaiku dan bukan milikku. Semoga aku menjadi orang yang tidak memaksakan kehendak bahwa orang yang aku cintai harus mencintaiku dan semoga aku mampu bersabar meski tidak bersama dengan orang yang aku cinta.

Semakin Lama Perasaan Ini Pasti Akan Semakin Hilang Jika Kau Memang Kau Bukan Ditakdirkan Untukku

 

Yang aku yakini perasaan ini akan menghilang dengan sendirinya ketika orang yang aku cintai bukanlah seseorang yang ditakdirkan untukku.
Tak mengapa saat ini perasaanku belum berkurang sedikitpun tapi aku yakin pada akhirnya perasaanku akan berkahir.

Semua Butuh Waktu Dan Butuh Proses Oleh Sebab Itu Aku Akan Membiarkan Perasaan Ini Menghilang Dengan Sendirinya

 

Jika sudah waktunya maka aku pasti akan bertemu dengan seseorang yang mampu mencintaiku dan pada akhirnya perasaan ini pasti akan habis tak tersisa untukmu. Aku hanya butuh waktu tapi aku yakin tidak akan lama lagi perasaan ini akan hilang dengan sendirinya.

Jika Sayang Doakanlah, Jika Memang Cinta Nikahilah Dia, Jika Setuju Share

Jika kau benar-benar menyayanginya kamu bisa menunjukkan rasa sayangmu dengan cara mendoakannya dengan sebaik-baiknya doa, meminta pada Tuhanmu agar orang yang paling kamu cintai selalu mendapatkan perlindungannya.

Jika Sayang Doakanlah, Jika Memang Cinta Nikahilah Dia, Jika Setuju Share

Dan bila kau juga mencintainya maka nikahilah dia jangan hanya kamu pacari dia. Karena hanya dengan menikahinyalah satu-satunya pembuktian kalau memang mencintainya.


Kasih Sayang Yang Sesungguhnya Hanya Dapat Ditunjukkan Dengan Mendoakan


Kasih sayang yang sesungguhnya hanya dapat ditunjukkan dengan cara mendokannya. Maka doakanlah dia yang kamu sayangi dengan sebaik-baiknya doa. Mintalah dia agar selalu dijaga hingga kamu mampu dan siap menikahinya.

Karenanya Kalau Sayang, Ya Didoakanlah Dianya Jangan Digombalin Lalu Dipacari

Kalau kamu beneran sayang sama dia, doakan saja semoga menjadi jodohmu. Jangan digombalin lalu diajak pacaran, tidak masalah kalau kamu mau macarin dia dulu lalu nikahi, atau kamu mau hamilin dia duluan baru menikahi kemudian juga menjadi hak dan urusanmu sendiri.

Hanya saja menyangin dengan cara mendoakan, dan mencintai dengan cara menikahi itu lebih mulia dan benar, sangat kelihatan kalau kamu begitu menghormati wanitamu hingga lahir batinnya dan kamu tidak pernah berniat bermain-main atau mencoba-coba dengannya.

Perasaan Hanya Sebatas Di Hati, Sedangkan Doa Akan Tersimpan Di Langit Dan Di Kabulkan Tuhan Pada Waktu Yang Tepat

Cinta itu dinikahilah bukan dipacari karena perasaan sayang dan cinta itu ada dihati dan mendoakan serta menikahi adalah cara yang paling tepat untuk menunjukkan rasa sayangmu dan juga rasa cintamu pada dia. Maka berdoalah semoga dia dijodohkan denganmu.

Karena Pada Akhirnya Cinta Yang Hadir Di Dalam Doa Lebih Kuat Dibandingkan Cinta Yang Buru-Buru Untuk Diungkapkan

Kalau sayang tapi belum siap menikahinya maka jangan mengutarakannya, cukuplah dengan mendoakannya. Mendoakan orang yang kamu cintai. Karena cinta yang hadir di dalam doa akan lebih kuat dibandingkan dengan cinta yang buru-buru diungkapkan. Kalau dipendamkan akan selalu ada kalau diungkapkan mungkin kamu akan menemukan rasa bosan padanya.

Karena Mencintai Dengan Sungguhnya Hanya Dapat Ditunjukkan Dengan Menikahinya
Satu-satunya pembuktian kalau kamu memang benar-benar mencintai dia ya dengan menikahi dia. Memberikannya hadia, pelukan sayang, kata manis cinta hingga sebanyak-banyak kekayaanmu tetap tidak dapat menjadi bukti kalau kamu mencintai dia.

Karena seberharga apapun yang kamu berikan padanya kamu masih bisa mencarinya dan kamu bisa memberikan kepada siapa saja. Akan tetapi menikahi tidak bisa kamu lakukan dengan siapa saja. Hanya boleh dilakukan dengan orang yang bersedia kamu nikahilah.

Sumber: Idntimes

Saatnya Berhenti, Ini 7 Tanda Kamu Selama Ini Cuma Memaksakan Hubungan

Hubungan tak akan pernah membahagiakan kalau cuma salah satu pihak yang berjuang. Terkesan memaksakan, kisah asmara seperti ini sama sekali tak layak dilanjutkan. Sayangnya, hubungan asmara yang berat sebelah sering tak disadari. Atau justru sebetulnya sudah ada kesadaran, namun terlalu takut untuk mengakhirinya.

Saatnya Berhenti, Ini 7 Tanda Kamu Selama Ini Cuma Memaksakan Hubungan

Ini dia 7 tanda kamu selama ini cuma memaksakan hubungan agar tetap bertahan. Tak perlu takut ataupun bingung. Demi kebahagiaanmu, sekaranglah waktunya memutuskan untuk tegas dan berhenti dari hubungan ini.


1. Hanya kamu saja yang rela untuk berkorban, sementara pacarmu tidak


Mau itu perihal waktu ataupun yang lainnya, pacarmu selalu tak bersedia untuk berkorban. Ibaratnya mesti kamu yang mengorbankan segala hal agar hubungan ini berjalan terus. Padahal semua tak akan berjalan lancar kalau cuma satu pihak yang berinisiatif. Ketika cuma kamu yang berjuang sendirian, itu tandanya kisah asmaramu tak layak lanjut.


2. Doi kerap melakukan salah yang fatal, namun kamu selalu memaklumi


Semakin kamu memaklumi tiap kesalahan yang dia perbuat, maka pacarmu akan terus mengulanginya. Salah-salah nantinya malah kamu sendiri yang makin dirugikan. Jangan hanya karena takut hubungan kalian berakhir makanya kamu selalu maklum akan kesalahannya. Terkadang kamu mesti bersikap tegas. Jika memang sudah tak bisa diatasi, maka berhentilah memaksakan keadaan.


3. Tak ada komunikasi dua arah saat kalian sedang dilanda masalah

Masalah yang datang sudah sepatutnya diselesaikan. Memilih buat menghempaskan suatu masalah begitu saja tanpa penyelesaian bisa bikin problem itu kerap datang lagi dan lagi. Sebesar apapun masalah, kalau dikomunikasikan dengan baik pasti tak akan mengancam keharmonisan. Pacarmu kerap menolak bicara-baik baik? Sudah waktunya kamu sadar kalau selama ini cuma memaksakan hubungan.


4. Selalu berupaya keras supaya sikap pacar suatu hari bisa berubah

Tak ada seseorang yang sempurna di dunia ini. Tapi setidaknya orang itu bisa mencoba perbaiki sikap jika ada kemauan. Jika pacarmu sering bersikap kelewatan, bukan kamulah yang semestinya berupaya keras supaya dia bisa berubah. Kamu bisa memotivasinya, namun yang harus mengerahkan usaha penuh adalah dia. Seandainya dia tak punya niatan itu, sebaiknya kamu tak memaksakan hubungan biar terus lanjut. 


5. Kamu mencoba segala cara buat meningkatkan kualitas komunikasi, tapi dia tak antusias


Pasti obrolan seru banget kalau dua pihak saling memberi perhatian penuh. Beda cerita kalau cuma kamu yang mencoba buat komunikasi meningkat, sementara dia cuma menanggapi setengah-setengah. Dan ini tak terjadi karena dia ada masalah. Tapi sudah dalam kurun waktu lama sampai membuatmu bertanya-tanya. Entah dia bosan atau gimana, sebaiknya kamu sudahi memaksakan hubungan.


6. Kesedihan kerap kamu rasakan tapi di depan dia kamu selalu mencoba tersenyum


Yang terpenting dalam suatu hubungan adalah apakah kamu bahagia atau tidak. Adalah hal yang keliru kalau kamu memaksakan bertahan dalam sebuah hubungan hanya karena takut tak bisa temukan yang lebih baik dari dia. Sudahi senyum yang selalu kamu pasang kala hati sedang bersedih. Jangan lupa kalau kamu juga layak dapat kebahagiaan yang sebenarnya.


7. Berusaha dengan keras membuat pacar terlihat baik di depan keluarga atau kerabat


Saat sedang kumpul bersama keluarga atau kerabat, bisa saja ada yang bertanya gimana hubungan yang dijalani sekarang ini. Jika kamu sadar bahwa selama ini selalu berusaha membuat pacar punya kesan baik padahal tak sesuai realita, berarti ada yang ingin kamu sembunyikan. Itu adalah bukti kalau sosok pacarmu tak sepenuhnya baik sekaligus tanda kamu memaksakan kisah asmara ini.

Daripada terus memaksakan, kamu mesti pahami bahwa dirimu terlalu berharga untuk tetap berada di hubungan ini. Temukanlah bahagiamu di luar sana. Tak perlu merasa tertekan lagi, sudah saatnya hubungan ini disudahi. 


Sumber: Idntimes

Teruntuk Kamu Wahai Kaum Lelaki, Kami Harap Kalian Mengerti Soal Hati Ini

Jika berbicara soal perasaan, menunggu menjadi hal yang sudah biasa di hadapi oleh kaum wanita. Entah itu menunggu kaum lelaki untuk menyatakan rasa, hingga menunggu kaum lelaki untuk meminang kami. Orang-orang mungkin berkata, kenapa tidak wanita saja mengutarakan soal rasa. Kenapa harus menunggu lelaki untuk mengungkapkannya. Toh menyatakan rasa juga tidak lah sepenuhnya dosa ataupun salah. Namun faktanya juga tidak lah semudah itu. 


Wahai kaum lelaki, kalian tahu kan bahwa mindset yang tertanam di pikiran manusia kebanyakan itu bahwa lelaki lah yang seharusnya mengungkapkan rasa. Bukan wanita. Dan ketika wanita yang mengungkapkan rasa, orang-orang pasti akan berpikir kami ini lah yang mengejar-ngejar kalian, kami yang terlalu ngebet kepada kalian, hingga pikiran-pikiran buruk lainnya yang bisa saja orang-orang tujukan kepada kami. Atau menganggap kami ini wanita yang haus akan kasih sayang lelaki. 


Perkataan-perkataan seperti itu lah yang membuat kami pada akhirnya lebih memilih menunggu hingga akhirnya kalian menyatakan rasa kepada kami. Kami terlalu takut dengan judgement buruk orang terhadap kami jika kami si kaum wanita yang mengutarakan rasa terlebih dahulu. Ketahuilah wahai kaum lelaki, sebagai wanita dewasa status pacaran bukan lagi hal yang kami cari. Mungkin ketika kita saling mengetahui perasaan satu sama lain dan memilih untuk saling menjaga hati dengan komitmen yang kita buat, bagi kami itu jauh lebih baik.

Saat Usia Menginjak Dewasa, Status Pacaran Bukan Lagi Hal yang Kami Harapkan Dalam Sebuah Hubungan

Sebagai orang yang sama-sama sudah dewasa, tentulah tujuan kita menjalin hubungan dan saling mengenal dekat satu sama lain adalah untuk membangun hubungan yang serius hingga pada akhirnya memutuskan berumah tangga. Bukan lagi hubungan main-main layaknya anak sekolahan. Jadi jika kalian sama sekali tak berniat untuk serius kepada kami, lebih baik katakan dan lepaskan kami. Sebelum hubungan kita semakin jauh dan hanya berakhir dengan kesia-siaan.



Wanita Menjadi Kaum yang Paling Dituntut Untuk Segera Menikah

Kalian tahu kan diantara kaum wanita dan lelaki itu yang paling dituntut untuk segera menikah itu adalah kami sebagai kaum wanita? Yang kata mereka jika wanita menikah terlalu lama dan melewati usia produktif maka akan sulit untuk memperoleh keturunan. Sementara kalian sebagai kaum lelaki, menikah di usia 30 tahun pun tidak lah menjadi masalah. Maka dari itu mohon untuk tidak membuang-buang waktu kami dengan hubungan main-main jika memang tidak ada niat kalian untuk serius kepada kami. Sebab usia kami pun akan terus bertambah.


Sebagai kaum wanita, kami pun tidak ingin menuntut banyak kalian untuk segera memberi kepastian kepada kami. Kami pun tidak ingin menunut kalian untuk meminang kami secepatnya. Sebab kami pun tahu, mungkin ada hal lain yang lebih dahulu ingin kalian selesaikan sebelum akhirnya memutuskan untuk meminang kami. Entah itu soal keluarga yang ingin kalian bahagiakan terlebih dahulu, kakak yang belum menikah, ataupun tanggung jawab lainnya yang harus kalian selesaikan. 


Tapi begini wahai kaum lelaki, mungkin ketika kalian membicarakan hal itu kepada kami, kami akan mencoba untuk mengerti. Tapi kalian pun harus ingat, tentu lah sebagai wanita kami juga tidak ingin terlalu lama dibayang-bayang dengan ketidak jelasan hubungan kita. Kami juga tidak ingin selalu di umbar dengan janji-janji manis kalian. Sebab kami juga bukan wanita bodoh yang mau menunggu ketidakpastian dari kalian. 


Maka dari itu lebih baik kita bersama-sama berkomitmen. Dan mungkin juga akan lebih baik bagi kami ketika kami bisa mendengar janji kalian kapan ingin benar-benar menseriuskan hubungan kita.


Sekali lagi kami ingatkan kepada kalian wahai kaum lelaki, apapun komitmen dan janji yang sudah kita buat bersama, jangan sekali-kali kalian coba langgar. Karena jika itu kalian lakukan, jangan salahkan kami jika kami lebih memilih untuk mundur dan meninggalkan kalian atau berpindah ke hati lelaki lain yang benar-benar ingin segera serius kepada kami.


Perlu kalian ketahui, untuk memulai kembali dan membuka hati dengan orang yang baru itu tidaklah mudah. Butuh waktu juga bagi kami untuk benar-benar memantapkan hati ini. Jadi jika disuruh memilih, kami akan memilih untuk mempertahankan perasaan yang telah lama ini daripada harus memulai dari awal.


Tapi jika perasaan yang telah lama ini kalian rusak, tidak ada lagi pilihan bagi kami selain mundur dan harus terpaksa melepaskan perasaan yang telah lama singgah di hati ini. Mungkin memang akan sulit bagi kami di awal. Tapi percayalah, cepat atau lambat kami akan bisa melalui ini semua.


Kalian jangan berfikir sebagai wanita kami akan manut-manut saja dengan janji-janji kalian. Atau kami tidak akan mempermasalahkan soal komitmen yang telah kita buat jika komitmen itu kalian sendiri yang merusaknya. Kalian salah besar. Justru kami sebagai wanita akan sangat memegang komitmen dan janji lelaki. Makanya ketika itu semua kalian hancurkan, bagi kami itu sudah cukup membuktikan bahwa kalian tidak lagi menjadi orang yang bisa dipercaya.


Jadi teruntuk kalian wahai kaum lelaki, kami akan selalu berusaha untuk menjadi wanita baik-baik dan akan selalu menjaga hati ini. Tapi jika kalian yang memulai mengkhianati perasaan ini, jangan salahkan kami jika kami memutuskan untuk menjauh atau tak lagi mengenal diri kalian. Mungkin kami bisa saja memaafkan kalian nanti. Tapi ingat, dengan kami memaafkan juga bukan berarti kami melupakan apa yang telah kalian perbuat kepada kami.


Sumber: bapermulu

4 Hal Ini Bukti Bahwa Hubungan Asmara Kalian Sudah Matang Dan Dewasa

Bicara tentang cinta seolah tidak akan pernah ada habisnya. Dari yang muda sampai yang tua. Seolah tidak ada pembeda semua orang pernah merasakannya. Yang tidak sama hanya kadar dari cinta dan bagaimana seseorang menyikapi cinta di setiap tahapan pertumbuhan dalam hidup mereka.

4 Hal Ini Bukti Bahwa Hubungan Asmara Kalian Sudah Matang & Dewas

Lalu bagaimana tanda bahwa hubungan yang kalian rajut bersama dengan orang yang dicinta sudah benar-benar matang dan dewasa?


1. Komitmen jauh lebih penting dari pengakuan sosial


Tak ada lagi alasan bagi kalian untuk main-main tentang urusan cinta. Kalian seolah sudah tamat dengan cerita ini dan itu semasa belia. Yang ada hanyalah pikiran bagaimana ia menemukan sosok yang akan menjadi pendamping sampai tua. Komitmen bukan lagi kewajiban, namun sudah menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi.


Kamu dan dia tidak akan takut untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius lagi. Sebab bukan lagi cerita malam haha hihi saat bersama. Tapi semuanya tentang membangun masa depan indah berdua.


2. Menikmati waktu bersama dalam berbagai keadaan


Jika di saat belia, keluar di malam minggu mulai dari makan malam, nonton di bioskop, keliling mall, nongkrong di taman sampai kegiatan lainnya adalah hal yang harus dilakukan. Bahkan kurang rasanya jika malam minggu hanya di rumah. Maka saat kamu beranjak dewasa hal itu tidak akan lagi terpikirkan.


Menikmatinya tak harus di malam minggu. Bersamanya tak harus dalam keadaan yang semua serba ada dan enak. Tapi tentang bagaimana kalian saling ada di saat semua keadaan datang. Sakit-sehat, bahagia-sedih, kaya-miskin, semua keadaan menjadi hal yang paling dinanti asal bisa saling melengkapi.


3. Bagimu memberinya kepercayaan adalah bentuk dukungan


Mungkin di masa muda kalian adalah kekasih harus tahu di mana pasangannya berada. Apa pun keadaannya, di mana pun ia berada, kapan pun waktunya, mau lewat chatting, sosial media bahkan telpon harus aktif dilakukan. Ya, alasannya karena kita khawatir.


Namun hal itu terkadang membuat kita terlihat tidak mempercayai pasangan. Namun saat kamu dan dia sama-sama dewasa, semua akan berjalan secara alami. Tidak akan ada lagi yang menuntut diberi kabar. Hanya perasaan yang merasa butuh saling memberi kabar. Kalian tidak akan bingung karena sudah menaruh percaya.


4. Kalian tidak akan malu untuk saling mengakui kekurangan


Tidak ada orang yang sempurna. Begitupun dengan pasangan kita. Menuntut ia menjadi sempurna hanya karena kita ingin diperlakukan baik adalah kesalahan. Karena kita pun harus memberi hal yang sama.


Jika kamu telah merasa dewasa tentang urusan cinta. Kekurangan pasangan tidak akan malu untuk dibicarakan. Bukan lagi hal yang perlu ditutup-tutupi. Sebab kalian akan saling melengkapi. Membenahi yang salah, melengkapi yang kurang dan menjadi sempurna bersama.

Sumber: Idntimes